PENGARUH SENAM TERA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
Keywords:
hipertensi, lansia, senam teraAbstract
Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah diatas nilai normal. Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik sekitar 140 mmHg atau tekanan diastolik sekitar 90 mmHg. Hipertensi merupakan masalah yang perlu diwaspadai, karena tidak ada tanda gejala khusus pada penyakit Hipertensi dan beberapa orang masih merasa sehat untuk beraktivitas seperti biasanya. Hal ini yang membuat Hipertensi sebagai silent killer. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam tera terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Posyandu Lansia Desa Binai Kecamatan Tanjung Palas Timur. Desain penelitian pada penelitian ini adalah two group pretest-posttest design dengan pendekatan quasi eksperimen. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-Desember 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien lansia yang dalam jangkauan area Posyandu Lansia Desa Binai Kecamatan Tanjung Palas Timur sebanyak 53 orang. Penentuan sampel menggunakan Teori Roscoe, maka jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 10 orang lansia sebagai kelompok perlakuan dan 10 orang lansia sebagai kelompok kontrol. Uji statistik yang digunakan adalah paired t test apabila diperoleh t hitung (nilai pvalue) < 0,05, maka hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil uji paired t test pada tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum dan sesudah Senam Tera menunjukkan ρ-value 0,00<0,05, berarti Ha diterima yang artinya ada pengaruh Senam Tera terhadap tekanan darah lansia. Terdapat pengaruh Senam Tera terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Posyandu Lansia Desa Binai Kecamatan Tanjung Palas Timur.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Aspiration of Health Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.